Jajanan Kelor : Galih Gandul Kelor Jawa
BAGAIMANA PROSES TERBENTUKNYA GALIH KELOR ?
Galih Kelor terbentuk dari pohon yang sakit ( diserang hama ) namun karena getahnya tinggi lalu terkontaminasi dengan udara dan air hujan , faktor inilah yang mempengaruhi warna pada galih kelor ( belum tentu galih kelor yang berwarna muda didapatkan dari pohon kelor yang muda dan belum tentu galih kelor didapatkan dari pohon kelor yang sudah tua dan atau berbatang besar terdapat galih kelor karena galih kelor didapatkan dari pohon kelor yang "kewahyon" ) .
Galih Kayu Kelor memiliki warna coklat kehitaman dan ada juga galih kayu kelor yang berwarna hitam .Galih kayu kelor memiliki ciri khas Urat kayu nya menyerupai sidik jari , rata rata galih kayu kelor tidak tenggelam di air namun ada juga yang tenggelam di dalam air ( memiliki kandungan kadar besi ) .
GALIH GANDUL KELOR JAWA
Galih Kelor yang biasanya ditemukan dari bagian dalam batang pohon yang BELUM SEPENUHNYA TERLEPAS dari kayu aslinya , karena ada bagian yang masih melekat pada kayu aslinya sehingga jika dilihat seolah olah menggantung ( dalam bahasa jawa : Nggandul / gandul ) .
GALIH GANDUL KELOR JAWA MATI NGURAK ( TUMBANG ALAMI ) TENGGELAM DI AIR .
GALIH GANDUL KELOR JAWA MATI NGURAK ( TUMBANG ALAMI ) TENGGELAM DI AIR .
GALIH GANDUL KELOR JAWA MATI NGURAK ( TUMBANG ALAMI ) TIDAK TENGGELAM DI AIR .
GALIH KOCLAK KELOR JAWA
Galih Kelor yang biasanya ditemukan dari bagian dalam batang pohon yang SUDAH SEPENUHNYA TERLEPAS dari kayu aslinya . Galih koclak kelor sulit untuk dikerjakan menjadi butiran ( bead ) dikarenakan sifatnya yang sangat rapuh serta getas . untuk dibuat sebagai mata cincin , ketika dikerjakan dengan mesin galih koclak kelor mudah crack ( retak ) . galih koclak kelor memiliki bau besi berkarat yang sangat menyengat tidak jarang pula mengandung pyrite berwarna emas atau perak .








